Minggu, 06 Mei 2018

Untuk kamu yang singgah di mimpi tanpa permisi.


Kenapa kamu hadir di saat pikiran dan jiwa ku sudah mulai menerima kepergian mu. Aku tak tau maksudmu hadir dalam mimpi, apakah hanya sekedar salam terakhir atau untuk menyiksaku dengan bayang-bayangmu lagi?
Rasanya sudah cukup waktu tiga per-empat dekade kemarin aku dihantui bayangan dirimu, bayangan masa-masa kita dulu, sikapmu padaku, hatiku padamu, hari-hari kita bersama dan akhir pertemuan kita. Mungkin tampaknya aku sudah ikhlas, tampaknya:) namun jauh dari yang tampak, caraku berdamai dengan bayangan mu sungguh sangat menyiksa. Ku kerahkan ego di barisan depan demi ketenangan pikiran dan jiwaku. 

Jadi Apa tujuan kehadiran mu dimimpiku? Ingin membiarkan ku mengerahkan Ego maju kedepan dan membiarkan dia bekerja keras lagi demi menghilangkan bayanganmu?
                                                                
                                                             -Nad-
Share:

Rabu, 06 Desember 2017

Keramahtamahan Cilaku

  Kisah Persiapan KKN

Saat pertama kali tim PPM membagi dan Mengelompokan semua mahasiswa dari berbagai Fakultas lalu disatukan pada menjadi kelompok. Awal cerita saat PPM menyebar Daftar Kelompok KKN pada portal akademik saya tidak langsung membukanya,  saya mengira akan mendapat nomer kelompok di awal karena kebanyakan dari teman-teman saya mengisi form KKN bersama saya mendapat nomer kelompok diawal, saya sempat kebingungan “Kok gak ada nama saya” saya mencoba menggulir satu persatu setiap daftar nama, samapai akhirnya saya mencari nama saya menggunakan pencarian dan muncul lah nama saya di kelompok 158. Nama saya terlempar jauh sekali dari teman-teman saya. Singkat cerita, dibuatlah grup di Whatsapp, disana mulailah kami berkenalan satu sama lain yang mayoritas dari Fakultas dan Jurusan yang berbeda. Selang beberapa hari digagaslah kumpul untuk menentukan siapa yang akan jadi ketua, sekretaris, bendahara, dan lainnya. Pada kumpul pertama itu kebetulan Jurusan menggelar acara dan saya menjadi panitianya, saya bilang di grup akan mengusahakan datang, namun waktu acara selesai terlalu sore dan akhirnya saya tidak ikut kumpul pertama tersebut. Hasil kumpul pertama yang di bagikan di grup adalah penetapan nama kelompok, ketua, sekretaris, bendahara, dan divisi lainnya yang di perlukan. Rapat-rapat selanjutnya pun dilakukan dan bertempat di Asrama Banjar, asrama tempat salah satu anggota kelompok yang di jadikan markas Kelompok 158. Pada rapat kesekian ditetapkanlah nama kelompok yang diusulkan oleh Andhika yaitu HUGOS singkatan dari “HUmanity for GrOwing Society” yang berarti “Kemanusiaan Untuk Pertumbuhan Masyarakat”, HUGOS menjadi Nama resmi kelompok 158 ini. Saat pembagian divisi saya masuk dalam divisi PubDekDok tepatnya bagan Dokumentasi.
Penetapan Desa yang akan dituju di umumkan PPM pada akhir bulan Mei dan HUGOS 158 di tempatkan di Desa Cilaku, Kec. Tenjo, Kab. Bogor. Tanggal 1 Juni langsung dilakukan Survei pertama ke desa, melihat keadaan desa dan berkenalan dengan petinggi disana dan warga disana sekaligus memperkenalkan diri dan meminta izin untuk KKN di Desa Cilaku. Survei kedua dilakukan saat Bulan Ramadhan, survey kedua bertujuan untuk meminta tanda tangan Kepala desa untuk Proposal yang akan di sebar keperusahaan-perusahaan yang akan membantu kegiatan selama KKN nanti.
Setelah di ketahui dan di rancangnya acara atau kerja Nyata apa yang akan di laksanakan di desa nanti, kami mulai mengirim proposal ke perusahaan-perusahaan yang sekiranya dapat membantu dalam kegiatan ini, melakukan jualan baju bekas layak pakai, berjualan minuman di kawasan Car Free Day dan ngamen di berbagai tempat. Kegiatan berjualan Baju bekas layak pakai dilakukan di daerah Kampus II saat bazar minggu pagi dan Berjualan minuman di kawasan Car Free Day (CFD) dilakukan di sekitar Jalan Sudirman Jakarta, karena disana tempat lalu lalang orang yang melakukan jalan pagi maupun Jogging jadi sangat banyak minat orang-orang untuk membeli minuman yang kami jual. Hasil dari penjualan di pergunakan untuk menambah pemasukan dana untuk kegiatan KKN nantinya.
Pelatihan-Pelatihan untuk menunjang pembuatan hasil dari KKN nanti yang di berikan oleh PPM pun terlaksana sangat singkat dan mepet dengan jadwal pelaksanaan KKN. Pelatihan ini dilaksanakan H-7 sebelum terlaksananya kegiatan KKN.
Pra-KKN ini terbilang terlalu mepet dengan kegiatan KKNnya, Pencarian dana, Penetapan Lokasi KKN, dan Pelatiahan-pelatihan Pun di umuman dan di lakukan pada jarak waktu dekat pelaksanaan KKN, jadi persiapan pun masih cukup sedikit dan terkesan terburu-buru.

Kisah Manis Hugos di Cilaku

Tibalah di tanggal pelaksanaan KKN, Pelaksanaan KKN berlangsung selama sebulan, mulai 25 Juli hingga 25 Agustus 2017 di desa yang telah di tetapkan. Tanggal 25 Juli dilakukan Pelepasan Peserta KKN yang di ada di Aula Auditoriun Harun Nasution yang di lepas langsung Oleh Prof. Dr. Dede Rosyada, MA sekalu rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sore harinya kami langsung berangkat ke desa Cilaku membawa barang-barang pribadi maupun kelompok yang dibutuhkan selama sebulan kedepan. Awalnya barang-barang di taruh di markas Hugos kemudian di angkut menggunakan mobil bak terbuka, mobil bak terbuka pun penuh dengan barang saja, ditambah lagi satu mobil pribadi milik salah satu orangtua anggota yang diantarkan oleh orangtuanya. mobil ini di isi beberapa barang dan dua orang anggota. Mereka langsung menuju ke Desa Cilaku terlebih dahulu di susul dengan teman-teman lain dengan menggunakan motor. Saya tidak ikut langsung pada hari itu, saya harus mengambil baju kebangsaan kami di tanah abang sore itu dan menunggu Tripod yang saya beli untuk keperluan dokumentasi di Desa Nanti.
Singkat cerita di hari ketiga saat saya baru menginjakan kaki di desa cilaku, saya datang menggunakan kereta dan langsung di jemput oleh salah satu anggota, yaitu fathur di stasiun. Sesampainya saya di rumah yang kami kontrak selama sebulan kedepan saya mendapat banyak cerita, Selama dua hari sebelum saya datang. Ternyata rumah yang kami kontraki memiliki sistem bagi pompa air dengan tetangga, kami mendapat jatah air dipagi hari dan di malam hari, selebih itu kami harus menimba air disumur, namun kami juga mendapat tawaran tempat untuk mandi dari pemilik Pondok pesantren yang ada dekat Kontrakan kami, Pondok pesantren tersebut terletak tidak cukup jauh dari kontrakan kami, ada jalan pintas untuk lebih cepat ke sana. Pondok pesantren Daru’saadah yang dimiki oleh Kyai Utis dan Sang istri yang biasa kami panggil dengan sebutan Umi. Kebanyakan dari kami setiap hari mandi dan mencuci disana, namun biasanya kami hanya mandi sehari sekali. Waktu mandi kami kalau bukan pagi ya sore hari. Kamar mandinya pun ada 2 jenis, yang harus menimba dulu dan yang hanya tinggal menampung air dari selang, dari kami lebih banyak yang memilih menimba dahulu. Tak hanya itu terkadang kami juga menumpang mandi dirumah warga dan rumah Sekretaris Desa. Selama di sana mungkin kulit saya yang sangat sensitive dengan air yang ada disana menjadikan kulit tangan dan kaki saya gatal setiap habis mandi. Tak hanya itu sehari sebum saya datang ternyata Mawar terantup enggang, ternyata dirumah itu ada 3 sarang enggang tepatnya di kamar pertama dan kamar kedua, namun enggang lebih banyak berkumpul di kamar pertama dimana tempat mawar tidur. Katanya kejadian itu terjadi saat pagi hari, mawar ingin mengambil barang di tasnya tak disangka enggangnya sedang ada di dekat tas mawar, mungkin karena merasa terancam enggangnya langsung mengantup lengan mawar. Katanya sakit banget terantup enggang. Siang harinya saat dilakukan persiapan pembukaan Dika di antup enggang juga yang ada di mimbar yang akan dipakai untuk acara pembukaan. Sore harinya  dilakukan Pembukaan KKN di Balai Desa Cilaku yang mengundang aparatur sekitar, tokoh warga, dan warga sekitar. Pembukaan tidak begitu meriah hanya kata sambutan pembuka dari kami, dosen pembimbing, baca doa dan ucapan selamat datang dari warga yang di wakili oleh Sekretaris Desa Cilaku, Bapak Syaipul.
Pada Sabtu Malam kami mengadakan Nonton Bareng bersama Anak-anak di lingkungan balai desa, antusias anak-anak di desa Cilaku terhadap keberadaan kami sangat besar, mereka salalu senang berpartisipasi di setiap kegiatan, seperti saat nonton bareng ini, mereka ramai datang ke balai desa Untuk menonton bersama. Mereka sangat antusias menonton film yang disuguhkan, kebetulan film yang kami tayangkan adalah film Animasi “Big Hero 6”, pelajaran di film itu sangat banyak sehingga anak-anak bisa mengambil pelajaran baik dari film tersebut. Minggu Paginya kami mengadakan Senam Pagi Bersama yang dilaksanakan dibalai desa. Karena keterbatasan instruktur dan pengalaman senam kami pun masih melihat contoh di video sebagai acuan kami dalam menjadi instruktur, kebanyakan peserta senam adalah anak-anak karena pada pagi hari biasanya ibu-ibu di desa cilaku sedang melakukan pekerjaan rumah yaitu membersihkan rumah, memasak, ataupun menyuci di rumah.
Seminggu pertama program yang berjalan masih program yang biasa saja, yaitu program mengajar di SMP IT Babussalam dan mengajar Bimbingan Belajar yang kami adakan diteras depan rumah kami. Pada program mengajar di SMP IT Babussalam hanya dilaksanakan pada hari senin saja, pada minggu pertama adalah mengajar Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Matematika. Kami merolling mengajar di kelas 1, 2, dan 3 secara bergantian. saya kebagian mengajar Bahasa Inggris bersama Dimas, kami sangat menyayangkan ternyata sistem pengajaran mereka dalam bahasa inggris masih di setarakan dari kelas 1 sampai kelas 3, saat kami mengajar buku catatan mereka berisi cara greating dalam bahasa inggris, namun karena kami ingin mengajarkan dari dasar awal penggunaan simple present. Proses ngajar mengajar berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Program Bimbingan belajara dilakukan setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pada sore hari, kami mengajar anak-anak disekitar lingkungan rumah kami dari umur 3 tahun (PAUD) hingga anak kelas 6 SD. Ada yang belajar membaca, menghitung, menulis, dan bahasa inggris, proses ngajar mengajar dilakukan dengan fun sehingga anak-anak merasa suasana bermain sambil belajar. Setiap hari jumat kami memiliki program bersih-bersih dibeberapa masjid/musholla disekitar rumah dan piket dirumah, biasanya kami membersihkan dalam kawasan masjid/musholla, bagian luar, dan tempat wudhu di kawasan tersebut.
Pada minggu kedua dilaksanakan kan lah Minum susu dan Sikat Gigi bersama, kami menempatkan program ini di Tiga sekolah, namun setiap minggunya dua sekolah terlebih dahulu yaitu SDN 03 dan SDN 01 Cilaku. Minum susu bersama di targetkan pada kelas 1 hingga kelas 3 sedangkan sikat gigi di targetkan pada kelas 4 sampai kelas 6. Kami bekerjasama dengan Puskesmas Tenjo pada kegiatan ini, jadi ada dokter yang memberi penyuluhan tentang kebaikan dan buruknya minum susu dan sikat gigi bagi tubuh. Pada kegiatan sikat gigi anak-anak dibagikan sikat gigi dan dikumpulkan di lapangan lalu mulai lah sikat gigi bersama. Sedangkan minum susu, kami membagikan susu kemasing-masing anak lalu diminum bersama, kegiatan ini sangat menyenangkan karena melihat antusias anak-anak di setiap sekolah. Kegiatan ini berulang di minggu selanjutnya di SDN 06 Cilaku. Di SMP IT Babussalam kita juga melakukan pelatihan TIK yang di ketuai oleh Dika, dika menjadi salah satu kakak-kakak gemez yang di sukai banyak siswi SMP IT Babussalam.
Pada hari sabtu kami melakukan jogging pagi mengitari desa cilaku dan merasakan udara sejuk pagi Cilaku, kami melewati rumah warga dan sawah serta bercengkrama dengan kerbau di dekat sawah. Pada hari Minggu senam di alihkan menjadi sore hari karena kami menargetkan agar ibu-ibu ikut serta dalam senam tersebut, jadi saat pagi hari ada permintaan untuk bekerja bakti dari warga sekitar untuk membangun jalan dekat rumah, kebetulan jalanannya tanah dan ditumbuhi rerumputan. Ada beberapa orang yang ikut bekerja bakti, namun tak di sangka saat sedang memacul tanah bapak ketua, Rian mencangkul sarang eggang tak di sangka sekumpulan enggang langsung mengerubuti tubuh Rian dan langsung mengejar yang lain yang ikut panic melihat rian, dari sekumpulan enggang rian di entup oleh dua enggang di bagian lengan kanan dan kiri, tika di entup di bagian paha dan Farid di entup di bagian lengan juga. Setelah terentup kami langsung membawa mereka kerumah agar di obati, kami mengobati dengan minyak dayak, milik arta dan balsam. Untuk menetralkan dan membunuh racun yang tersebar di tubuh kami memberikan susu bearbrand untuk di minum.
Kami mengadakan bazaar baju, sepatu, dan tas bekas layak pakai di dua tempat di Balai desa dan di pelataran Musholla Babussalam. Kami membagi menjadi 4 pecahan harga yaitu Rp. 1000, Rp. 2000, Rp. 5000, dan Rp. 10.000. saat sedang penjualan saya melihat celana saya yang sedang di jemur ternyata tercampur di tumpukan yang akan di jual dengan cepat saya langsung mengambil celana saya dan mengamankannya, mungkin saat mengangkat jemuran bajunya celana saya tidak sengaja terambil. Saat bazaar di Babussalam kami membagi menjadi 2 pecahan harga saja yaitu Rp.1000 dan Rp. 5000, peminatnya lumayan banyak, namun disayangkan masih banyak baju yang tersisa.
Pada minggu selanjutnya Proses pembuatan Plang jalan berlangsung di iringi dengan persiapan untuk 17 Agustusan, Kami membagi dua Tim untuk acara 17an untuk acara utama ada di Kawasan Babbusalam dan Acara kedua di RT 03 yang ada di daerah rumah kami tinggal. Pelaksanaan perlombaan 17 Agustusan berlangsung sangat meriah, perlombaan yang kami adakan beragam, yaitu lomba balap kelereng, lomba Cerdas Cermat, Lomba mewarnai bagi Paud dan TK, Lomba Ambil Koin di Pepaya, Lomba Memecahkan balon, Lomba Balap Karung, Lomba Kursi Goyang, Lomba joget balon, Lomba Ranking Satu, Lomba adzan, lomba Membaca Pancasila, lomba mengahfal Juz 30, dan Pertandingan Bola dengan Menggunakan daster. Antusias anak-anak dan warga di sekitar kawasan Babussalam sangat besar dengan banyaknya peserta disetiap perlombaan. Pada perlombaan Pembacaan Pancasila pesertanya yang mayoritas anak-anak sangat menggemaskan tingkahnya, ada yang salah saat membaca lalu menangis dan berhenti di tengah pembacaan Pancasila. Saat Lomba Hafalan Juz 30 terkejudnya para peserta yang mayoritas adalah anak Pesantren, namun mereka saat di uji banyak yang kurang hafal dengan surat-surat yang diujikan oleh para penguji. Pada acara penutup Pertandingan Bola menggunakan daster, bapak-bapak dan pemuda sekitar berdandan layaknya perempuan, ada yang berdandan dengan sangat menor hingga hanya menggoreskan bedak dan lipstick seadanya.
Keesokan harinya pada tanggal 18 Agustus kami mengadakan Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis yang bekerja sama dengan Amanah Takaful yang di adakan di Balai Desa Cilaku, antusias warga sangat baik. Mereka berbondong-bondong datang dari pagi mengambil nomer dan menunggu. Namun banyak juga yang hanya mengambil nomer lalu pulang dan tidak kembali lagi. Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis ini terbilang hanya sebentar di karenakan tim dari Amanah Takaful memiliki Jadwal di lain tempat, jadi acara ini di laksanakan dari pukul 10.30 WIB hingga Pukul 12.30 saja. Namun acara Cek Kesehatan dan Pengobatan gratis tidak hanya kami lakukan sekali saja, pada hari Sabtu 20 Agustus, kami melaksanakan lagi Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis yang Bekerja sama dengan RSIA Putra DAlima, pada pengobatan ini kami merubah tempat di Daerah Cilaku Hilir dan di adakan di satu Musholla yang ada di daerah tersebut, tak disangka masyarakat disana makin membeludak peminatnya untuk mengecek kesehatannya. Acara berlangsung dari pukul 14.30 hingga Menjelang Magrib saking membeludaknya warga yang ingin berobat. Hari minggu kami membantu membersihkan Perpustakaan di SDN 03 Cilaku, perpustakaan disana lama tak digunakan jadi banyak disarangi oleh rayap, pada beberapa buku banyak sarang rayap dan banyak sarang enggang. Koleksi buku, ensiklopedia, dan alat peraga di perpustakaan itu sangat bagus namun tidak dimanfaatkan dengan baik oleh para guru, sehingga terbengkalai begitu saja.
Pada Minggu Terakhir pelaksanaan pembuatan Tugu Selamat Datang dirampungkan dalam dua Hari, pemasangan Plang jalan dan mulai lah pelatihan bagi anak-anak yang akan mengikuti pentas seni di acara penutupan yang akan kami laksanakan. Pada pensi banyak anak-anak yang antusias mengikuti Tari da nada juga pengajuan diri dari TPA Al-basmallah dan SMP IT Babussalam untuk mengisi di acara penutupan kami nanti. Dari kami juga akan menyuguhkan nyanyian dan puisi salam perpisahan untuk Desa Cilaku. Tibalah di Hari penutupan, periapan pun laksanakan, saya memperisapkan video yang akan ditayangkan yang berisi kegiatan yang telah dilaksanakan selama sebulan kemarin serta Slide Show foto-foto kegiatan yang akan mengiringi saat kami bernyanyi nanti. Acara penutupan dilakukan pada malam hari, Ba’da Isya yang dihadiri banyak warga cilaku yang berbondong mengantar perpisahan kami ini. Kami menampilkan nyanyian dan puisi kesan kami selama di desa Cilaku, suasana haru pun muncul saat kami mulai bernyayi dan di pertengahan lagu di sisipkan puisi yang dibacakan oleh riska, saat riska membaca puisi derai air mata pun mulai membasahi pipi kami. Kisah ini terlalu cepat berlalu. Pada akhir acara kami menyuguhkan penampilan band disana pun kami ikut bernyanyi. Kami mengubah lirik lagu Kolam susu menjadi beberapa kejadian dan menyisipkan terima kasih pada liriknya.
Keesokan harinya kami memberikan donasi berupa Al-Qur’an, Mukena, dan sarung keberapa Masjid dan Musholla, siangnya mempersiapkan barang untuk pulang dan istirahat setelah acara penutupan. Sore harinya ada anak yang kami ajar bernama Nabilla mengantar surat kerumah, isi surat itu sangat manis degan ucapan terimakasih dan tulisan yang cukup rapih untuk usianya, kami mengiri surat itu dibantu oleh ibunya ternyata tidak saat kami mengantar kado terimakasih dan balasan surat untuknya justru ibunya kaget dan menanyakan kepada anaknya dia membuat apa untuk kami, disitu kami merasa terharu. Tibalah dimana hari kami harus pulang, di hari terakhir ini kami melakukan peresmian Tugu yang di hadiri Sekretaris Desa dan beberapa Ketua RT untuk meresmikan Tugu Selamat datang yang Kami buat dilanjutkan dengan penyerahan buku dan pemasangan benner di SDN 03 Cilaku. Kemudian kami berpamitan ke Kyai Utis & Umi, kepada Ibu Sekdes yang sudah kami anggap seperti ibu kami, dan kepada pemilik rumah yang kami Kontraki the ida yang memberikan kami oleh-oleh untuk kami bawa ke Ciputat, pada sore harinya kami meninggalkan desa Cilaku dengan hati yang sedih. Barang-barang diangkut dengan mobil bak sedangkan kami para perempuan menaiki Kereta dan laki-laki membawa motor. Sesampainya di ciputat kami berpisah kembali kerumah masing-masing.

 Kisah Desa Cilaku

Desa Cilaku yang berada di perbatasan antara Provinsi yaitu Kota Tangerang dan Kabupaten Bogor ini jarang terjamah oleh pemerintah, Pendidikan di desa Cilaku masih terbilang masih sangat terbelakang dan tertinggal. Masih banyak anak-anak yang susah membaca dan berhitung. Dan masih banyak anak yang belum sekolah pada umur masa seharusnya mereka Sekolah, masih banyak fikiran orangtua yang menunda untuk sekolah anaknya karena ekonomi dan kurang mengerti pentingnya pendidikan. Pemikiran menikah muda juga masih tertanam di benak para orangtua disana, makanya masih banyaknya menikah di bawah umur dan menikah dibawah tangan disana. Sopan santun yang tertanam disana juga masih baik, saling menghormati. Disana juga masih memegang tradisi rumah yang masih ada ikatan keluarga berada di lingkungan yang sama.
Hal positif yang saya dapat ambil adalah kerukuan dan kepedulian antar tetangga. Keterbukaan mereka kepada orang baru juga sangat baik, kami sering di ajak ngeliwet oleh warga sekitar, disana acara ngeliwet bertujuan untuk saling menekatkan diri dan terkesan kekeluargaan. Bantuan dari warga dan aparatur desa pun sangat terbuka apabila kami membutuhkan bantuan.
Anak-anak di desa Cilaku sangat antusias dengan kedatangan kami, mereka selalu ikut serta di setiap kegiatan kami dan selalu excited dengan apa yang akan kami kerjakan, mereka sudah menganggap kami kakak-kakaknya dan kami menganggap mereka adik-adik yang patut kami bimbing. Mereka sangat menghargai apapun yang kami berikan, walaupun ilmu yang kami berikan tidak seberapa namun mereka selalu senang menerimanya, minat mereka untuk belajar juga patut di apresiasi, karena mereka memiliki keinginan yang tinggi untuk mengetahui banyak hal.
Ada salah satu anak yang suka mampir ke Posko kami untuk membaca ataupun meminjam buku yang kami sediakan di posko, dia sangat senang bermain di posko kami dan biasanya mencari salah satu dari kami, setiap dia datang selalu berkata “a Fathur aya?” itu menjadi bahan lelucuan kami. Tapi itu menandakan ciri khas dari dirinya yang bisa kami ingat.
Air disana terbilang cukup berharga bagi warga, apalagi disaat kemarau seperti ini. Air ditempat kami sagat susah, kadang air yang kami timba dari sumur tidak jernih. Penerangan jalan disanapun terbilang minim, pada malam hari jalanan tidak diterangi lampu. Jalanan hanya diterangi oleh lampu yang bersumber dari rumah warga.


Mimpi Untuk Cilaku

Harapan saya Untuk Cilaku semoga kedepannya Desa Cilaku dapat di pandang oleh banyak orang dan menuai prestasi dari ajang apapun. Semoga dapat menjadi desa yang dapat unggul di Kabupaten Bogor.
            Semoga anak-anak didesa cilaku dapat menimba ilmu yang setara dengan anak-anak dikota lain, dan sistem pendidikan di cilaku dapat di kembangkan dan lebih maju. Agar anak-anaknya dapat bersaing di ajang perlombaan yang diadakan dan membanggakan nama Cilaku.
            Semoga Penerangan yang ada di desa cepat dibangun oleh pemerintah dan Palang Pintu kereta api yang ada di desa cilaku dapat segera di bangun agar mengurai resiko terjadinya kecelakaan dan memudahkan warga disana sehingga tau rambu-rambu yang jelas saat kereta akan lewat.

Sebagai salah tugas yang di berikan oleh kampus adalah membuat film dokumenter tentang kegiatan dan cerita menarik selama satu bulan mengabdi. saya sebagai salah satu tim Publikasi, Dekorasi dan Dokumentasi (PubDekDok) yang bertugas merekam momen-momen dan merangkainya menjadi video. Here is it!







Share:

Minggu, 17 September 2017

Senyum mu

Kau mengenalku melalui senyum
Senyummu mengenalkanmu padaku
Kita bertemu sebab saling bertukar senyum
Ku harap tak ada dusta dibalik senyum indah kita
Senyum mu mengubah cara pikirku akan dunia
Ternyata Tuhan ciptakan keindahan lewat senyum mu
Yang mengajak ku terbang ke Alam bebas
Mengubah badai terasa menjadi semilir angin
Mengubah terik matahari menjadi kesejukan
Mebgubah deburan ombak menjadi melodi indah
Semua berkat Senyum mu :)
                                                                                -Nad-
Share:

Sabtu, 03 Juni 2017

Pelabuhan Rindu

Memang rindu harus punya tempat berlabuh?
Mungkin untuk kebanyakan orang itu harus, tapi bagiku tidak berlaku. Untuk saat ini, Rindu ku bebas melanglang buana, ku biarkan dia berlayar di samudra sana untuk bebas merindu tanpa harus berlabuh. Sampai dia menemukan dermaga yang tepat.
- Nad
Share:

Kamis, 11 Mei 2017

Review Film Critical Eleven

Hari ini, 10 mei 2017 adalah hari yang aku tunggu-tunggu dari awal tahun.

film yang aku ikutin proses produksinya dari saat syuting Jakarta mulai, yang dimana saat itu aku baru tahu Novelnya akan di filmkan, yang pertama kali aku lihat adalah jajaran pemain dan siapa sutradaranya. pas tau jajaran artis yang bakal menghidupkan semua karakter dalam Novel, aku langsung terpana, apalagi tau Reza Rahadian & Adinia Wirasti yang bakal menghidupkan AleAnya, mereka pasangan on screen (off screen jg sihπŸ˜‹) favoritku. Sutradara, Monty Tiwa & Robert Ronny yang gak diragukan lagi hasil film-film yang di sutradarai oleh merekaπŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ». senang sekali dalam proses pembuatan film ini para pembaca novel kak ika diberi ruang untuk mengintip jalannya syuting, namun tidak membuat spoiler. 

 Setelah proses syuting selesai mulailah post-produksi, mulai para πŸŸπŸŸπŸŸ membuat hastags #MeiMasihLama dan bermunculan "kail-kail" yang dilemparkan kak ika ke para πŸŸπŸŸπŸŸ yang buat kami sulit bernafas dan merasa tak sabar menunggu bulan Mei. namun semua itu berjalan begitu cepat, dan datanglah bulan mei. Rintangan buat dapetin tiket premier sangat berliku sampai akhirnya ada penerang dari Bank Mandiri yang mengadakan Pre-screening sehari setelah premier. rasanya gak beda jauh sama premier, sangat bahagia bisa terplih jadi salahsatu yang menikmati Film Critical Eleven pertama sebelum tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia. btw Terimakasih banyak Bank Mandiri atas kesempatannya.

Untuk kedua kalinya aku nonton Critcal Eleven, di hari pertama penayangan di show terakhir dan Full House sampe kebagian seat L 19 a.k.a Paling depan dan pojokπŸ‘ŒπŸ». kesan setelah menonton film Critical Eleven. check it out.

Film adaptasi dari Novel paling bagus sih menurutku. film drama dewasa yang dikemas dengan gaya bahasa dan alur cerita yang ringan. menurutku ini skript paling rapih yang diadaptasi dari novel. cara penulisan dan penggunaan kata-katanya sangat relate dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mudah di mengerti. tak hanya itu, penambahan dan pengurangan cerita pada film ini tidak mengganggu jalan cerita, justru membuat cerita mengalir begitu indah dan membuat cerita semakin utuh. Jenny JusufπŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»

Sinematografinya Oke banget. Parah!! suka banget sudut-sudut pengambilan gambar, detail, tata lampu & art dari semua gambar, gak ada yang bocor sama sekali jadi membuat semua ini makin terasa sempurna dan Color gradingnya sih bagus bgt, kesan dramatisnya dapet banget.

Kostum, semua pakaian Pemain sangat sesuai dengan karakter masing-masing. apalagi AleAnya, penampilan mereka sangat sesuai dengan ekspektasi saya saat membaca Novelnya, sangat kece! apalagi pakaian mereka saat di New York.. duh Kece bangett!!

Scoring & soundtrack yang digunakan pada film ini sangat menarik, ada beberapa lagu yang membuat saya takjub, salah satunya penggunaan lagu New York, saya kurang tau siapa penyanyinya namum saya yakin itu Penyanyi luar. pembelian lagu untuk sebuah film itu cukup sulit, apalagi mengenai budget, i just wanna say WOW! untuk film ini banyak sekali lagu barat yang digunakan dan tentunya Original Soundtrack yang  diciptkan & di produseri langsung oleh Isyana Sarasvati selaku penyanyi "Sekali Lagi" dan scoring yang di sajikan oleh Andi Rianto tidak diragukan lagi, semuanya menambah kesan sendiri di setiap scene yang memuat scene tersebut semakin menusuk.

I just wanna say thankyou to Reza Rahadian dan Adinia Wirasti yang sudah menghidupkan karakter AleAnya didunia nyata, penampilan kedua aktor/aktris ini sangat membuat aku merinding,mereka menterjemahkan semua adegan dengan sempurna! sehingga setiap adegan terasa begitu nyata dan menakjubkan. emosi yang dimainkan pun sangat menakjubkan, semua perasaan bercampur aduk didalam film ini, seperti sedang bermain Roller Coaster, di mainin banget perasaannya dari mulai bahagia, nyesek, bahagia lagi. tanpa sadar aku senyum-senyum dan menitihkan air mata, awalnya aja sok tegar nahan nangis, ujung-unjungnya klimaks meweek:")) Pemeran lain dalam film ini juga menambah bumbu dalam setiap bagian, seperti Ayah dan Ibu Ale (Slamet Rahardjo & Widyawati) Orangtua yang pengalaman & nasehatnya buat mewek, Raisa (Revalina S. Temat) adik perempuan yang pengalamannya bisa menyadarkan Ale, Harris & Keara (Refal Hady & Anggika) si tengil & kesayangannya yg super menggemaskan di film, TarAgnesDonny (Hannah Al Rashid, Astrid Tiar & Hamish Daud) Geng yang super supportive satu sama lain yang buat pengen punya geng kyk mereka, Tini (Aci Resti) PRTnya Mas Ale yg udah berusaha serius tapi tetep bikin satu studio ketawa, & Dokter Kandungan (Dwi Sasono) yang mucul cuma beberapa menit tapi berhasil bikin ngakak satu studio cuma karena dia ga pantes buat seriusπŸ˜…πŸ€£πŸ€£

last but not least, aku cuma mau bilang terimakasih buat kak Ika Natassa yang telah menyerahkan "bayi" kesayangannya untuk di filmkan dan terimakasih untuk StarvisonPlus & LegacyPicture selaku Production House, Jenny Jusuf sebagai penulis Skanerio, Monty Tiwa & Robert Ronny sebagai sutradara, Yudi Datau sebagai DOP, dan semua Crew yang terlibat dalam Project film #CriticalEleven yang telah menuntun "bayi"  menuju layar lebar tanpa merusak isi dan makna dari cerita ini. Film ini membuka mata saya bahwa film yang diadaptasi dari novel bisa menjadi lebih indah dalam bentuk visual. Critical Eleven is Masterpiece!! aku yakin film ini akan tembus Box Office dan memenangkan banyak Award. 

Terimakasih telah mendaratkan saya dengan bahagia untuk kedua kalinya, sampai bertemu di penerbangan selanjutnya :) *masih nagih pengen nonton lagi*

Critical Eleven is a must-watch movie!!!


Share:

Jumat, 07 Oktober 2016

Ingatan ku

Seingatan ku, kamu hadir di saat yang tepat
Seingatan ku, kamu pemberi tawa dan canda dihariku
Seingatan ku, kamu sang pemberi cahaya terang di hidupku
Seingatan ku, kamu yang rela menemaniku di kala sepi
Seingatan ku, kamu yang rela membagi ilmu mu kepada ku
Seingatan ku, deru nafas mu sumber nyenyak tidur ku
Seingatan ku, kamu nanti yang ku nantikan…
- nadiakarimh
Share:

Minggu, 10 April 2016

FAIL DAY!

Hollaaa helloo hallooo selamat malam,gimana hari minggunya? Ceria kah? Semoga ceria yaa.
Betewe eniway baswaay,ngomongin ceria,gue lagi berlawanan dengan kata ceria nih. Ada masalah yang gue sebabkan sendiri dan panik sendiri. Begitu lah gue,buat masalah sendiri dan panik sendirii. Nasip jomblo begini #HELAHNAD
Ceritanya gini,di Sabtu siang yang sangat terik dengan suhu 32•C gue keluar rumah demi mengerjakan tugas yang super rumit dari judul mata kuliahnya yaitu tugas STATISTIKA SOSIAL. Nulis namanya aja udah mual #LEBAY #Gadeng 
Jadi gue berniat buat ngambil duit buat modal nongki asik sekalian ngerjaim tugas di Mekdi,niatnya mau makan warteg dulu biar menghemat biaya nyemil unyu di mekdi. Gue sampailah di ATM pertama,sebelum gue ada ibu-ibu lama banget,eh pas dia ngebalik ternyata mesinnya sedang tidak bisa dipakai (btw,muka ibunya horor banget #gapenting) akhirnya  gue memutuskan ke ATM berikutnya,awalnya masih normal ajaa dan uang keluar dengan baik dan benar, TAPIIII pas bagian keluar kartu,kartu gue ngadet sampe tengah mesin doang!!!! Gue panik banget sampe akhirnya kartu gue KETELEN.………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………SO SAD:"(:"(:"(:"(:"(:"( GUE PANIK. BANGET. SERIUS. Gue langsung ke Salah satu kantor cabang terdekat bank itu dan TUTUP karena hari libur. Gue mulai panik lagi terus langsung nelfon emak gue di kota nan jauh disana,Emak gue ikutan panik dan gue tambah panik. Akhirnya gue balik ke ATMnya dan ternyata ada bapak- bapak yang lagi ngambil duit di situ juga daaaan Kartu dia KETELEN JUGAAA.. Oh no!!!!!! MESINNYA UDAH GA LAYAK PAKAI MASIH DI OPERASIKAN HHHH


Dan gue inget ada kantor pusat daerah gue itu,gue kesanalah dengan ekspektasi kartunya bisa langsung balik hari itu juga. Tapi pas sampe     pengaduan ke Costomer Service-nya katanya di blokir dulu saja dan baru bisa di tindak lanjuti di hari kerja. Oh god,cobaan banget lagi begini:"(
Akhirnya mood gue meluntur untuk bulak balik makan,dan gue memutuskan untuk makan di mekdi ajaa dan tau ajakan makan mekdi mehong-_- tapi akibat mood udah rusak jadi apalah daya males ngapain-ngapain lagi.
Segituu dulu cerita SADih gue,see in next story. Salam #BOOM
Share: